SELAMAT DATANG DI BLOG FERY RAHMAD

Kamis, 08 Januari 2015

pada orang yang berakal sehat saya berikan alasan, pada orang yang baik hati saya akan memohon pengertian, sedangkan pada seorang tiran saya tidak mau berdebat, ataupun membuang-buang argumen yang jelas tidak akan diterima....
sebuah pemikiran yang harus sesuai dengan realita lah yang akan mampu bertahan dalam semua pemikiran. kadang saya berpikir apa yang paling menyenangkan dalam menjalani hidup apakan harta atau kedudukan yang tinggi. ada kalanya kedua sisi tersebut memberikan titik kejenuhan, di saat itu lah pikiran saya harus berputar untuk melewati titik kejenuhan.

Sabtu, 22 Februari 2014

Kata Kata Mutiara Terbaru 2014

Kata Kata Mutiara Terbaru 2014

Kata Kata Mutiara Romantis
Sahabat adalah mereka yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik yg ada dalam diri kamu. Mereka yg selalu berimu semangat.
Bersedih dengan orang yg tepat lebih baik daripada berbahagia dengan orang yg salah. Bijaklah dlm memilih sahabat.
Sahabat bukan mereka yg menghampirimu ketika butuh, namun mereka yg tetap bersamamu ketika seluruh dunia menjauh.
Jangan pernah sakiti sahabatmu, karena sahabat adalah cara Tuhan menunjukkan bahwa Dia tak ingin kamu sendirian jalani hidup.
Sahabat adalah dia yg tahu apa yg dia miliki ketika bersamamu, bukan dia yg menyadari siapa dirimu setelah dia kehilanganmu.
Sahabat adalah mereka yg tahu semua kekuranganmu, namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkanmu.
Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta.
Mencintai tak hanya sekedar untuk dicintai. Tetapi bagaimana menjaga dan menghargai perasaan yang disebut cinta.
Jika tak ada cinta, katakan saja. Jgn karena tak ingin menyakiti, kamu lupa, meski luka yg kamu beri bisa dimaafkan, dia tak terlupakan.
Jika kamu cinta dia, biarkan dia menjadi dirinya sendiri, maka kamu tak akan kecewa ketika mereka tak seperti yang kamu inginkan.
Terkadang, tak peduli berapa banyak orang di sekitarmu, kamu merasa sepi. Hanya karena kamu berharap dia yang kamu cinta ada di sisi.
Kadang, meski kamu sangat mencintai seseorang, kamu harus melepaskannya, karena tanpanya kamu temukan dirimu lebih bahagia.
Cinta mungkin akan memberikan luka. Tapi luka akan membuatmu lebih dewasa.
Cinta kasih adalah perasaan hati, yang harus diungkapkan dengan hati, bukan hanya dengan rayuan atau pujian.
Kau selalu lbh kuat dr rasa sakitmu, lbh besar dr masalahmu, lbh baik dr penghakiman org atasmu, slm ada Tuhan di hatimu.
Segera laksanakan rencana keberhasilan mu di hari ini, jangan tunda lagi, jangan buang waktu, karena waktu tak bisa menunggu.
Jangan berpikir kamu tak mampu melupakan masa lalu. Tutup pintu masa lalumu, karena Tuhan selalu buka pintu masa depanmu.
Hidup ini bukan tentang apa yg dipikirkan mereka yg membencimu, namun tentang apa yg dipikirkan Tuhan yg menyayangimu.
Jangan habiskan waktumu memimpikan sesuatu yg tak mungkin terjadi ketika kamu bisa bangun dan membuat sesuatu terjadi.
Hal yg menyakitkan ketika kamu kehilangan seseorang adalah kenyataan bahwa dia tak berusaha tuk mempertahankan hubungan kalian.
Kebahagiaan  bukanlah disaat kita memiliki kesempurnaan, namun ketika kita dapat  menerima ketidaksempurnaan dengan tulus dan ikhlas.
Apa yg mudah utk didapatkan, akan mudah utk disesalkan. Apa yg butuh perjuangan utk didapatkan, akan sulit utk dilupakan.
Jangan pernah menyerah, kamu lebih berani daripada yg kamu percaya dan lebih kuat daripada yg kamu pikirkan. Semangat!
Berhati-hatilah dalam memilih teman, karena waktumu terlalu berharga tuk mereka yang tak pernah menghargai waktumu.
Jika kamu ingin seseorang percaya padamu, hal pertama yg harus dilakukan adalah meyakinkan mereka bahwa kamu mempercayai mereka.
Relakan jika memang harus berakhir. Karena akhir sebuah kisah adalah pertanda bahwa akan ada kisah yang baru.
Luka terdalam adalah luka yang tidak bisa dilihat oleh mata, dan kesedihan terdalam adalah kesedihan yang tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata.
Terkadang bukan karena kebohongan kamu membenci sesorang, tapi karena sedih menerima kenyataan bahwa ia tak bisa lagi kamu percaya.
Kehilangan seseorang yang kita cinta memang sangat menyakitkan, tapi itu bukan akhir segalanya, kita bisa bahagia meski tanpa dia.
Jika kamu cinta dia, biarkan dia menjadi dirinya sendiri, maka kamu tak akan kecewa ketika mereka tak seperti yang kamu inginkan.
Butuh kepercayaan dalam cinta, karena cinta punya kekuatan untuk saling menyakiti. Namun cinta juga yang tak membiarkan itu terjadi.
Ketika dia yg kamu cinta pergi meninggalkanmu, itu karena kamu berdoa tuk mendapatkan seseorang yg baik, dan dia tak baik untukmu.
Masa-masa terbaik dalam hidup adalah saat kita mampu menyelesaikan masalah sendiri, Masa-masa suram kehidupan adalah saat kita menyalahkan orang lain atas masalah yang kita hadapi.
Ketika dalam sebuah persimpangan, anda diharuskan memutus sebuah langkah. Pastikan langkah yang diambil adalah demi kebahagiaannya, meskipun rasa sakit yang kan kita terima.
Beberapa yang mampu diselami, adalah wanita begitu sangat susah dipahami. Terkadang telah sejuta makna kita berikan, yang ada tetap misteri hati yang kita dapati.
Seseorang tak akan pernah bisa mencintai Anda dengan tulus dan apa adanya, jika Anda selalu menyembunyikan kekurangan Anda darinya.
Jangan hanya karena engkau merasa kaya raya lalu bisa membeli sebuah kebahagiaan dan cinta yang suci. Kebahagiaan dan Cinta tidak serta merta anda dapatkan dengan kekayaan, melainkan dengan perasaan yang tulus dan menerima takdir Ilahi dengan kerelaan hati
Kebahagiaan yang diukur dengan harta melimpah ruah bukan lah sesuatu yang salah. Namun berucap syukur atas segala yang Tuhan beri adalah kebahagiaan sejati.
Hidup adalah memilih, namun untuk memilih dengan baik, Anda harus tahu siapa Anda dan apa yang Anda perjuangkan, ke mana Anda ingin pergi dan mengapa Anda ingin sampai di sana.
Tuhanmu lebih tahu batas rasa sakit yang bisa kau tampung. Jangan sampai engkau menyerah disaat selangkah lagi Tuhanmu mengganti kesakitan dengan sejuta keindahan.

Selasa, 14 Januari 2014

Kasus suap DPRD Seruyan, Polri tak takut tekanan

Sindonews.com - Wakapolri Komjen Pol Oegroseno meyakini bahwa anggotanya tidak takut dengan tekanan dari luar institusi Polri dalam menangani perkara dugaan penerimaan suap Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah oleh dua orang pihak swasta.

"Kita ini ditekan sama Tuhan Yang Maha Esa baru khawatir. Ini cuma ditekan manusia," kata Oegro di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2013).

Selain itu, Oegro juga mengatakan bahwa Mabes Polri tidak akan turun tangan langsung untuk menangani perkara tersebut. Pasalnya, Oegro meyakini bahwa perkara tersebut dapat diselesaikan oleh Polres Seruyan, Kalimantan Tengah.

"Kalau (Polres) menyerah, baru diambil alih," pungkas Oegroseno.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie menjelaskan kronologis operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Seruyan, Kalimantan Tengah diawali ketika kedua orang tersangka atas nama M Yamin dan M Yusuf mencairkan dana dua unit proyek di Bank Mandiri Seruyan senilai Rp2.080.000.000.

"Kemudian dana tersebut selanjutnya dibagikan kepada para tersangka (anggota DPRD), dengan rincian untuk para anggota DPRD masing masing sebesar Rp75.000.000, sedangkan untuk Ketua DPRD sebesar Rp70.000.000," kata Ronny di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2013).

Ronny menambahkan, proyek senilai Rp2.080.000.000 yang dicairkan oleh M Yamin dan M Yusuf tersebut, diduga kuat untuk pembangunan Jalan Soekarno Hatta di Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan yang dikerjakan oleh Direktur PT Persada Nusantara Prima, Edwin Sunandar dengan nilai kontrak Rp12.190.000.000 dan Direktur PT Windu Seruyan, H Baharudin dan kuasa direktur atas nama Yasir Arafat dengan nilai kontrak sebesar Rp3.140.000.000.

"Adapun tersangka pemberi suap atas nama M Yusuf yang merupakan anak dari H Baharudin Direktur PT Windu Seruyan," tegas Ronny.

Dari operasi tangkap tangan tersebut, Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp2.080.000.000, serta satu unit mobil merk Suzuki Escudo warna silver H 7697 YC.

"Selain itu disita juga slip penarikan uang dan buku tabungan Bank Mandiri," ujar Ronny.

Selain barang bukti yang diamankan, pihak Kepolisian juga berhasil mengamankan para tersangka pemberi siap atas nama M Yusuf yang merupakan Caleg Dapil I Kabupaten Seruyan dari PDI Perjuangan, M Yamin yang merupakan Caleg Dapil I Kabupaten Seruyan dari Partai Gerindra, dan Baharudin yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seruyan.

Sementara penerima Suap antara lain, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDIP Ahmad Sudarji, Totok S selaku anggota D DPRD Kabupaten Seruyan dari fraksi PDIP, Budiardi  anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari fraksi PKB, Hajjah Suherlina anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDIP, Ery Anshory anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari fraksi PDIP.

"Saat ini para tersangka dalam tahap pemeriksaan. Terhadap pemberi suap dikenakan pasal 5 (1) huruf d UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001, sedangkan terhadap penerima suap dikenakan pasal 12 huruf d UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001," pungkas Ronny.

Baca berita:
Kasus suap, Mabes Polri OTT 6 anggota DPRD Seruyan

(kri)

seruyan

Kabupaten Seruyan adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kuala Pembuang. Wilayah Kabupaten Seruyan di sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Kalimantan barat, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan laut Jawa. Luas wilayah Kabupaten Seruyan 16.404 Km2 yang terbagi menjadi lima kecamatan.
Pada tahun 1996 penduduk di Kecamatan Seruyan Hulu, Kecamatan Seruyan Tengah, Kecamatan Hanau, Kecamatan Danau Sembuluh, dan Kecamatan Seruyan Hilir berjumlah 76.084 jiwa dan pada tahun 1999 berjumlah 112.519 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata 4,6 % per tahun.
Kelapa sawit merupakan aset perkebunan utama Seruyan selama ini. Dengan luas lahan lebih kurang 78.871 hektar, potensi itu hendak dikembangkan dengan membuka lahan-lahan baru. Sentra tanaman kelapa sawit berada di tiga dari lima kecamatan, yaitu Danau Sembuluh, Hanau, dan Seruyan Tengah. Selain kelapa sawit, Seruyan juga potensial untuk tanaman karet yang mudah tumbuh di berbagai jenis tanah. Sampai kini, sektor kehutanan masih cukup berjaya dalam mengaktifkan sendi-sendi ekonomi di Kabupaten Seruyan. Kontribusinya yang selalu di atas 20 persen menjadikannya unggulan pada kegiatan ekonomi penduduk. Hutan-hutan Seruyan selain menghasilkan kayu, juga hasil ikutannya, seperti rotan yang banyak tumbuh di Kecamatan Seruyan Hulu. Pengembangan ekonomi di kabupaten ini didasarkan pada karakteristik masing-masing kecamatan. Jika Seruyan Tengah, Hanau, dan Danau Sembuluh memiliki perkebunan kelapa sawit, Seruyan Hulu memiliki rotan, Seruyan Hilir memiliki wilayah potensial bagi pengembangan budidaya tambak udang dan areal persawahan. Dibandingkan dengan kecamatan lain, Seruyan Hilir terhitung memiliki jenis tanah yang lebih baik untuk ditanami padi atau tanaman pangan lainnya. Hasil tambak yang di antaranya budidaya udang windu biasanya dibawa ke Pulau Jawa kemudian diekspor ke mancanegara, khususnya Jepang.

Kasus suap, Mabes Polri OTT 6 anggota DPRD Seruyan Sholahuddin Al Ayyubi Kamis, 26 Desember 2013 − 17:38 WIB

Sindonews.com - Mabes Polri telah berhasil menangkap dua orang penyuap dan enam anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah selaku penerima suap dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Senin 23 Desember 2013 di Jalan Tambak Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Ilir sekira pukul 18.00 WIB.

"Penyidik Polda Kalimantan Tengah telah berhasil menangkap tangan tindak pidana penyuapan. Peristiwa tersebut memang terjadi suatu penyuapan yang berdasarkan hasil pengembangan itu adalah dari rangkaian suatu proyek yang dilakukan di daerah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah," kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2013).

Agus menambahkan, dalam OTT tersebut tim penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp2.080.000.000 yang telah dipisahkan dalam enam buah amplop tertutup rapat.

"Uang tersebut sudah dipecah-pecah," tegas Agus.

Dari kasus suap tersebut, Polda Kalimantan Tengah menetapkan delapan orang tersangka, satu orang berasal dari perusahaan pemenang proyek berinisial M, satu orang yang merupakan perantara berinisial Y, serta enam orang anggota DPRD Seruyan masing-masing berinisial AS, HB, TS, Bud, HS, dan EA

"Tersangka yang sudah ditahan delapan orang, dua warga masyarakat dan enam oknum anggota DPRD Kabupaten Seruyan," pungkas Agus.

Masyarakat Jangan Terprovokasi Oleh Agama

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakat menggelar peringatan Maulid yang dirangkai dengan ulang tahun LK3  ke-20, Selasa (14/1), di sekretariat LK3, Jl Sutoyo Komp Rajawali RT 25 No 17,
Kegiatan dihadiri oleh tokoh lintas agama Budha, Kristen, Syiah, dan Ahmadiyah.
Dalam ceramahnya drs Ilham Masykuri Hamdi menjelaskan rahmat yang dibawa Nabi yang terdiri dari kelembutan, kehalusan, kasih sayang bukan rahmat bagi orang tertentu saja, tetapi seluruh alam.
"Kadang rahmat banyak disimpangkan karena kerakusan atas kekuasaan dunia. Problem saat ini adalah kekuasaan dan politik itu yang membuat Islam terpecah belah," tegasnya.
Ir Hari N Akimas, perwakilan Gereja Bethel Indonesia Banjarmasin mengaku diskusi kali Ini merupakan ruang untuk berbicara sebagai anak negeri, rasa kebersamaan terbukti disini.
"Mendirikan negeri tak terlepas  dari berbagai kalangan. Kegiatan seperti ini adalah mengajak bersama bagi kaum marginal di negeri agar mendapat ruang yang sama terutama dalam kehidupan," katanya.
Terkait tahun politik dia mengimbau semua komponen anak bangsa harus menjaga keamanan, menjaga kekondusifan, ketentraman dan jangan sekali-kali terprovokasi, agar keadilan bisa tercipta.
Rafiqah--Direktur LK3 Banjarmasin--mengatakan kegiatan maulid yang dirangkai dalam perayaan hari ulang tahun LK3 yang ke 20 sebenarnya jatuh pada 18 Januari.
Dia mengharapkan LK3 yang sudah dewasa ini lebih berproses lagi. Keberadaan LK3 sendiri lebih banyak menyoal tentang kemanusiaan, demokrasi khazanal lokal dan pluralisme dan juga isu keberagaman.

Dahlan Iskan: Anas Masa Lalu Demokrat, Saya Masa Kini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Dahlan Iskan, mengatakan bahwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, adalah masa lalu partai berlambang mercy itu. Dia pun dengan percaya diri mengatakan bahawa dirinya adalah masa kini Demokrat.
"Saya kira begini, ya, Pak Anas itu masa lalu Demokrat. Saya akan jadi bagian dari masa kini Demokrat," kata Dahlan saat menghadiri acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta, Selasa (14/1/2014).
Menteri Badan Usaha Milik Negara itu menilai bahwa terseretnya Anas dalam kasus dugaan gratifikasi proyek hambalang telah membuat citra Partai Demokrat terpuruk. Kasus itu, kata Dahlan, telah memancing media untuk ramai-ramai memberitakan penahanan Anas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (10/1/2014).
"Saya kira wajarlah karena Pak Anas kan baru ditahan. Dari segi aktualitas kan wajar banyak pemberitaan negatif untuk Demokrat. Tentu sementara (citra) turun, tapi selalu begitu," ujarnya.
Dahlan merasa harus ikut bertanggung jawab atas citra Partai Demokrat yang terus menurun tersebut. Sebagai peserta konvensi, ia akan terus bekerja keras untuk meningkatkan citra partai tersebut.
"Saya sangat semangat Anda memberitakan Demokrat negatif. Saya akan memperbaiki itu. Saya harus ikut bertanggung jawab untuk menaikkan citra Demokrat," kata Dahlan.
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Kompas.com

Senin, 13 Januari 2014

Riban Enggan Berkomentar

 

Riban Enggan Berkomentar

PDM Masih Pro-Kontra
PALANGKA RAYA – Forum Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Tengah (Formad-KT) tegas menuntut agar Perhimpunan Dayak Melayu (PDM) yang diketuai oleh HM Riban Satia segera dibekukan. Bahkan organisasi kemasyarakatan (ormas) ini diberi waktu 3x24 jam untuk membubarkan diri.
Saat dimintai pendapatnya mengenai permintaan tersebut, HM Riban Satia yang dicegat sejumlah wartawan saat hendak salat Jumat masih enggan untuk berkomentar banyak. Menurut Riban, pihaknya saat ini telah menyiapkan surat atas nama Perhimpunan Dayak Melayu kepada lembaga pemerintah atau institusi yang berkopenten di bidang itu.
“Suratnya juga akan ditujukan kepada seluruh masyarakat Kalteng yang akan disampaikan lewat media,” ungkapnya.
Saat ditanya kapan tanggapan dari 5 tuntutan tersebut dijawab? Riban enggan menyebutkan waktunya. Yang pasti pihaknya akan menjawab atas 5  tuntutan yang disampaikan oleh Formad-KT beberapa waktu lalu.
“Kalau terkait permintaan mundur dari DAD, saya serahkan kepada mekanisme dari DAD. Disitu kan ada AD ART-nya, kalau memang saya melakukan pelanggaran, saya siap saja,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, betul saja PDM sudah melayangkan klarifikasi dan penjelasan kepada pihak terkait. Surat bernomor 01/PaDaMu-KTG/I/2013 tanggal 7 Januari 2014 ditandatangani Ketua Umum HM Riban Satia dan Sekjen Rahmadi G Lentam.
Surat itu memuat jawaban untuk menanggapi pelbagai isu dan pemahaman yang belum memadai  mengenai eksistensi dan keberadaan PDM. Dalam poin nomor 4, penjelasannya menyatakan bahwa PDM adalah nama organisasi yang didirikan dan sama sekali tidak boleh ditafsirkan sebagai nama suku bangsa baru.
Orang dari Suku Dayak tetap adalah orang Suku Dayak. Demikian pula dengan orang dari Suku Melayu yang berdasarkan hak-hak kontitusionalnya berhak untuk berorganisasi dalam rangka mengembangkan diri, memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya, melalui pelestarian, pengembangan, pembinaan dan pengamalan identitas budaya orang Dayak dan orang Melayu yang bersifat islami.
Sebelumnya Rahmadi G Lentam SH MH menilai, bahwa saat ini semua warga negara hidup di alam kemerdekaan dan konstitusi menjamin hak setiap orang bersanding dengan kewajiban asasinya. Apalagi ormas PDM Kalteng  sangat menghormati keragaman dan perbedaan dalam koridor kedaulatan rakyat dan hukum, hal ini demi manusia dan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua Presidium LMMDD-KT, Prof KMA M Usop MA  melalui Wakil Sekretaris, Marcos Sebastian Tuwan, mengakui bahwa Undang Undang menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul memang benar. Dan tidak bisa dibubarkan secara sepihak.
“Namun harus diingat bahwa keberadaannya tidak boleh menimbulkan perpecahan dan pengotak–kotakan masyarakat,” ujar Marcos yang mengkhawatirkan akan ada perkumpulan Dayak Jawa, Dayak Madura, Dayak Islam, Dayak Kristen, dan lain-lain.
“Itu akan merusak kerukunan dan kedamaian masyarakat di Kalimantan Tengah. Win-win solutionnya, ubah saja namanya Dayak Melayu itu,” tegasnya seraya menyatakan LMMDD-KT berdiri di tengah. Mereka tidak melarang demo, tetapi juga tidak mendukung PDM yang masih menuai pro dan kontra itu. (*/ryo/hit)

tak ada hubungan dengan FPI

PALANGKA RAYA -
PALANGKA RAYA Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dayak Melayu (Padamu) Provinsi Kalteng Rahmadi G Lentam SH MH membantah sinyalemen bahwa organisasi yang belakangan diinisal dengan PDM terkait kepentingan tertentu dan Front Pembela Islam (FPI).
Ditegaskannya Padamu atau PDM itu hanya ormas biasa yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan politik. “Dan tidak memiliki hubungan langsung atau tak langsung dengan FPI seperti yang dituduhkan,” sebutnya seraya berharap jika ada yang menilai seperti itu, maka hal tersebut bersifat provokatif.
Dia juga menjelaskan bahwa istilah “Dayak Melayu” yang menjadi persoalan oleh sejumlah kalangan itu, terjadi terjadi karena salah tafsir saja. Padahal mereka hanyalah sebuah organisasi masyarakat, bukan sebagai nama suku.
“Alasan kenapa ormas tersebut diberikan nama Perhimpunan Dayak Melayu mengingat pendirinya adalah orang dari Suku Dayak dan Suku Melayu yang beragama Islam dengan tujuan penelitian dan mengembangkan adat istiadat serta seni budaya dari kalangan Suku Dayak dan Suku Melayu yang bersifat Islami di Kalteng,” kata Rahmadi dalam rilisnya, Minggu (12/1).
Rahmadi mengatakan apabila ada yang menyebut Dayak Melayu itu adalah Suku Dayak baru dari Kalteng, maka hal tersebut merupakan kesalahan besar. Bahkan harus diwaspadai apabila ada kelompok atau oknum yang menyebutkan Dayak Melayu itu. Padamu hanyalah sebuah ormas.
Ia menyimpulkan bahwa suku Dayak Melayu justru dipopulerkan oleh kelompok FORMAD Kalteng dan beberapa orang yang membuat pernyataan di media, harusnya mereka yang bertanggungjawab karena telah membelokan juga membuat penafsiran lain sehingga membuat persoalan ini berbau “SARA”.
“Sebagai perbandingan kami ingin tahu bagaimana FORMAD Kalteng dan Ketua DAD Kalteng Sabran Ahmad mengartikan Ormas Kerukunan Keluarga DUSMALA (Dusun Manyaan Lawangan) yang ada di Kalteng. Apakah akan mengartikannya sebagai nama suku baru yakni Suku Dusun Manyaan Lawangan atau hanya diartikan sebagai sebuah organisasi biasa?” ucapnya.
Pihaknya sangat menyayangkan sikap dari FORMAD Kalteng yang telah berburuk sangka dan apriori yang justru bertentangan dengan Anggaran Dasar Padamu. Pernyataan itu mereka dapat menjurus kepada fitnah dan upaya untuk memecah belah ormas yang bertujuan demi kesejahteraan bersama.
Padahal sebuah perhimpunan telah dijamin  dan diakui keberadaannya oleh konstitusi serta hukum, sehingga hal itu merupakan tanggung jawab negara terutama pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi setiap orang untuk berhimpun.
Terkait desakan pembubaran ormas ini, Rahmadi mengakui pihaknya menghormati penolakan itu. “Namun sebaliknya mereka juga harus menghormati keingingan kami dalam mengimplikasikan kententuan Undang-undang dalam melaksanakan hak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat serta hak untuk memajukan diri dalam memperjuangkan hak secara kolektif dalam membangun masyarakat bangsa dan negara yang dijamin atau wajib ditegakkan oleh pemerintah,” jelasnya.
Pada intinya Padamu siap untuk dibubarkan apabila berdasarkan keputusan pengadilan seperti yang telah diatur dalam Undang-undang, bahwa untuk membubarkan sebuah organisasi masyarakat harus melalui mekanisme peradilan karena dinilai telah berkhianat atau melakukan pelanggaran ketentuan hukum.
Terkait dengan keinginan untuk memecat HM Riban Satia sebagai Ketua DAD Kota Palangka Raya, hal itu juga seharusnya dilakukan berdasarkan ketentuan dan mekanisme anggaran dasar dari organisasi itu sendiri.
Menyikapi aksi unjuk rasa yang telah dilakukan beberapa waktu lali bagian dari hak asasi manusia dan bahkan dalam masyarakat yang demokratis penyampaian aspirasi dengan cara elegan, tidak memaksakan kehendak, dengan tidak melanggar hak-hak dari orang lain. Dengan catatan tidak ada penghinaan, provokasi, kekerasan, dan pelanggaran terhadap hukum.
“Kami sangat menghormati keragaman dan perbedaan pendapat yang penting sekarang adalah bagaimana mengelola keragaman dan perbedaan dalam koridor kedaulatan rakyat, hukum, dan kemanfaatannya untuk masyarakat. Sehingga jangan sampai terjadi suatu praktek pemaksaan kehendak dengan cara-cara yang justru melawan prinsip hak asasi manusia,” jelasnya.
Untuk diketahui, bahwa Padamu Kalteng telah menyampaikan surat resmi tertanggal 7 Januari 2014 Nomor : 01/PaDaMu-KTG/I/2014 perihal klarifikasi dan penjelasan yang ditujukan dan telah diterima Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Danrem 102, Kajati Kalteng, Kapolres Palangka Raya, Dandim 1015 Palangka Raya, Ketua KMMDD Kalteng, dan Ketua DAD Kalteng.(bud/ron)

Senin, 23 September 2013

profosal skeripsi



IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH PADA PROMOSI JABATAN DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SERUYAN

Profosal skripsi

Oleh :



Fery rahmad
10.11.12001


UNIVERSITAS MUHAMADIYAH PALANGKA RAYA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
PRODI ADMINISTRASI NEGARA
2013/2014


 
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat  rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan proposal ini yang berjudul: “Implementasi Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan Di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seruyan”.
Proposal ini disusun berdasarkan buku-buku literatur yang menjelaskan mengenai implementasi kebijakan pemerintah pada promosi jabatan pegawai yang dikutip dari berbagai pengarang buku, guna memberikan landasan teori untuk menguatkan dasar penulisan proposal ini.
Penulisan menyadari proposal ini masih banyak kekurangan baik dari segi materi maupun sistematika penulisan penulis sangat mengharapkan adanya koreksi dan perbaikan yang perlu terhadap proposal ini dari semua pihak guna mendapatkan kesempurnaan.
Akhir kata, semoga proposal ini dapat berguna bagi kita semua dalam menimba ilmu pengetahuan dan dapat menerapkan pada dunia nyata, penulis ucapkan terima kasih.

Palangka Raya, April 2013

Penulis,



BAB I
PENDAHULUAN

1.1.       Latar Belakang

Pengembangan sdm merupakan cara  organisasi agar dapat mempertahankan eksistensi kerja semua komponen organisasi. Sebuah oganisasi harus mampu mengoptimalkan kemampuan sumber daya manusia yang dimilikinya agar pencapaian sasaran dapat terlaksana, namun hal tersebut tidaklah sesederhana perlu pemahaman yang baik tentang organisasi, perlu adanya pengembangan yang matang agar sdm yang dimiliki sebuah organisasi terpakai sesuai kebutuhan.
Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) merupakan salah satu unit kerja, organisasi, instansi yang dibentuk oleh pemerintah/pemerintah daerah dan sekaligus dipercayakan untuk menyelenggarakan berbagai urusan di Bidang Kepegawaian Daerah termasuk dalam hal pengadaan atau pengangkatan pelamar umum dan tenaga honorer menjadi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pengembangan SDM dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan melakukan promosi jabatan. Dengan adanya target promosi, pegawai akan merasa dihargai, diperhatika, dibutuhkan dan diakui kemampuan kerjanya oleh atasan sehingga mereka akan menghasilkan keluaran (Output) yang tinggi. Promosi jabatan dilaksanakan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia yang dimiliki organisasi, selain itu promosi jabatan bertujaun untuk meregenerasi sumber daya manusia dalam organisasi demi kelangsungan organisasi tersebut.
Promosi jabatan merupan sarana yang dapat mendorong pegawai untuk lebih baik atau lebih bersemangat dalam melakukan suatu pekerjaan dalam lingkungan organisasi. Dari latar belakang penelitian diatas, peneliti bermaksut mengadakan penelitian tentang “Implementasi Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan Di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seruyan”.

1.2.       Rumusan Masalah

Berdasarkan pembahasan diatas, maka perumusan masalah dalam hal ini adalah:
“apakah Implementasi Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan Dibadan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seruyan sudah berjalan dengan baik?”.

1.3.       Batasan Masalah

Dalam penelitian ini penulis hanya memusatkan penelitian tentang Implementasi Kebijakan Pemerintah dan Promosi Jabatan di BKD Kabupaten Seruyan.

1.4.       Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah:
“untuk mendiskripsikan pelaksanaan dari kebijakan pemerintah pada Promisi Jabatan di Badan Kepeegawaian Daerah Kabupaten Seruyan”.

1.5.       Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
a.       Secara teoritik, diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran keilmuan  tentang bagai mana Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seruyan.
b.      Secara peraktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi badan kepegawaian daerah beserta pegawai dalam memahami suatu Sistem Implementasi Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan yang selama ini telah dijalankan.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1         Sumber Daya Manusia

Perencanaan sumber daya manusia akan dapat dilakukan dengan baik dan benar jika perencanaannya mengetahui apa  dan bagai mana sumber daya manusia itu. Sumber daya manusia merupakan kemampuan yang dimiliki setiap manusia. Sumber daya manusia terdiri dari daya fikir dan daya fisik setiap manusia. Tegasnya kemampuan setiap manusia ditentukan oleh daya fikir dan daya fisiknya. Sdm/manusia menjadi unsur pertama dan utama dalam suatu aktifitas yang dilakukan. Peralatan yang andal/canggih tanpa peran aktif SDM, tidak berarti apa-apa.
Apakah sumber daya manusia itu?
Sumber Daya Manusia adalah kemampuan terpadu dari daya fikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Prilaku dan sipatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkunan hidupnya, sedangkan prestasi kerja dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Manusia adalah orangnya, sedangkan sdm adalah kemampuan totalitas daya fikir dan daya fisik yang terjadi pada orang tersebut. Kualitas sdm harus ditingkatkan supaya produktivitas meningkat, sehinga hidup sejahtera tercapai.

2.2         Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Drs. Malayu s. p. hasibuan (2007:10)  mengatakan bahwa Manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujutnya tujuan perusahan, karyawan, dan masyarakat.
Fungsi-fungsi MSDM terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan konpensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian. Tujuan nya ialah agar perusahan mendapatkan rentabilitas laba yang lebih besar dari persentase bunga bank.

2.2.1             Perencanaan (Planning)

Perencanaan mempunyai arti penentuan mengenai program tenaga kerja yang akan mendukung pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

2.2.2             Pengorganisasian (Organizing)

Kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi, dan koordinasi dalam bagan organisasi.

2.2.3             Pengarahan (Directing)

Kegiatan mengarahkan semua karyawan agar mau bekerja sama dan bekerja efektif serta efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan.

2.2.4             Pengendalian (Controlling)

Kegiatan mengendalikan semua karyawan, agar mentaatai peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sama sesuai dengan rencana. Namun bila terjadi penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan dan penyempurnaan rencana.

2.2.5             Pengadaan (Procurement)

Proses penarikan untuk memperoleh sejumlah tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan, terutama yang berhubungan dengan penentuan kebutuhan tenaga kerja, penarikan, seleksi, orientasi dan penempatan.

2.2.6             Pengembangan (Development)

Usaha untuk meningkatkan keahlian karyawan melalui program pendidikan dan latihan yang tepat agar karyawan atau pegawai dapat melakukan tugasnya dengan baik.

2.2.7             Kompensasi (Compensation)

Fungsi kompensasi diartikan sebagai usaha untuk memberikan balas jasa atau imbalan yang memadai kepada pegawai sesuai dengan kontribusi yang telah disumbangkan kepada perusahaan atau organisasi.

2.2.8             Pengintegrasian (Integration)

Merupakan usaha untuk menyelaraskan kepentingan individu, organisasi, perusahaan, maupun masyarakat, agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.

2.2.9             Pemeliharaan (Maintenance)

Kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas karyawan, agar mereka tetap mau bekerja sama sampai pensiun.

2.2.10         Kedisiplinan

Kedisiplinan merupakan fungsi MSDM yang terpenting dan kunci terwujudnya tujuan karena tanpa disiplin yang baik sulit terwujut tujuan yang maksimal.

2.2.11         Pemberhentian (Separation)

Putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu perusahaan.

2.3         Implementasi kebijakan

implementasi berkenaan dengan berbagai kegiatan yang diarahkan pada realisasi program gordon dalam yeremias T. Keban (2008:76). Dalam hal ini, administrator mengatur cara untuk mengorganisir, menginterprestasikan dan menerapkan kebijakan yang telah di seleksi.  Mengorganisir berarti mengatur sumber daya, unit-unit dan metode-metode untuk melaksanakan program. Melakukan interprestasi berkenaan dengan menterjemehkan bahasa atau istilah-istilah program kedalam rencana-recana dan petunjuk-petunjuk yang dapat diterima dan mungkin. Menerapkan berarti menggunakan instrumen-instrumen, mengerjakan atau memberikan pelayanan rutin, melakukan pembayaran-pembayaran. Atau dengan kata lain implementasi merupakan tahap realisasi tujuan.
Kebijakan adalah prinsip atau cara bertindak yang dipilih untuk mengarahkan pengambilan keputusan. Menurut ealau dan prewitt (1973), kebijakan adalah sebuah ketetapan yang berlaku yang dicirikan oleh prilaku yang konsisten dan berulang, baik dari yang membuatnya maupun yang mentaatinya (yang terkena kebijakan itu). Titmus (1973) mendefinisikan kebijakan sebagi prinsip-prinsip yang mengatur tindakan yang mengarah pada tujuan-tujuan tertentu. Kebijakan, menurut titmuss, senantiasa berorientasi kepada masalah (problem-oriented) dan berorientasi kepada tindakan (action-orientid). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kebijakan adalah suatu ketetapan yang memuat prinsip-prinsip untuk mengarahkan cara-cara bertindak yang dibuat secara terencana dan konsisten dalam mencapai tujuan tertentu.

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1          Alasan menggunakan metode kualitatif

Menurut Denzim Dan Lincokl 1987 (dalam Lexy J. Moleong 2007:5) menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada.
Metode yang biasa dimanfaatkan adalah wawancara, pengamatan, dan pemanfaatan dokumen.
Dengan demikian berdasarkan teori tersebut diatas peneliti menggunakan metode kualitatif karena permasalahannya masih belum jelas holistik dan penuh makna.

3.2         Waktu dan tempat penelitian

Waktu penelitian ini dilakukan selama oktober, november, dan desember lamanya, serta lokasi penelitian yang akan diteliti adalah di Dinas Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seruyan, Jalan Ahmad Yani Nomor 01, telpon (0538) 22211, 22212, 22222 faximile (0538) 20 22211, 20 22212. Sedangkan objek yang akan diteliti adalah Implementasi Kebijakan Pemerintah Pada Promosi Jabatan Di Badan Kepegawaian Daerah.

3.3         Sumber data

Menurut lofland dan lofland (1984:47) (dalam lexy j. Moleong 2007:157) sumber data yang utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata, dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Berkaitan dengan itu pada bagian ini jenis datanya dibagi kedalam kata-kata dan tindakan, sumber data tertulis, foto dan statistik.

3.3.1              Data primer

Data diperoleh langsung dari instansi yang diteliti, melalui pengamatan dan wawancara. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif berupa data mengenai hal-hal yang berhubungan dengan implementasi kebijakan pemerintah pada promosi jabatan karyawan.

3.3.2             Data sekunder

Sumber data sekunder adalah foto, data tertulis seperti dokumen, profosal dan lain-lain yang ada di instansi tersebut.
Data ini berupa gambaran umum instansi, misalnya sejarah berdirinya, struktur organisasi, uraian tugas dan tanggung jawab.

3.4         Instrumen penelitian

Kedudukan peneliti dalam penelitian kualitatif, peneliti merupakan perencana, pelaksana pengumpalan data, analisis, panapsir data, dan pada akhirnya peneliti menjadi pelapor hasil penelitiannya.(menurut lexy j. Moleong 2007:168) pengertian instrumen atau alat penelitian disini tepat karena iya menjadi keseluruhan proses penelitian.
Jadi disini peneliti selaku pelaku penelitian yang melakukan penelitian berlaku sebagai instrumen penelitian akan mencari key informan guna kepentingan penelitian.

3.5         Tehnik pengumpulan data

Istilah teknik pengumpulan data adalah istilah yang digunakan oleh eileen kane (1985:51) teknik penelitian sebagai salah satu bagian penelitian merupakan salah satu unsur yang sangat penting.
Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah:

3.5.1             Observasi

Observasi ialah metode atau cara-cara yang menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung.
Bogdan dan biklen (1982:74) adalah mencatat apa yang didengar, dilihat, dialami, dan dipikirkan dalam rangka pengumpulan data dan refleksi terhadap data dalam penelitian kualitatif.

3.5.2             Wawancara

Wawancara adalah pertemuan dua orang atau lebih dengan maksud untuk menggali informasi baik berupa fakta atau pendapat seseorang untuk tujuan tertentu. Kalimat dalam wawancara hendaknya disesuaikan dengan tujuan wawancara, konkret, jelas, memuat satu hal, tidak terlalu panjang dan menyinggung perasaan.
Lincol dan gubah (1985:266) (dalam lexy j. Moleong 2007:168) antara lain: mengkonstruksi mengenai orang, kejadian, organisasi, persaan, motifasi, tuntutan, kepedulian, dan lain-lain kebulatan; merekomendasi kebulatan-kebulatan demikian yang dialami masa lalu; memproyeksikan kebulatan-kebulatan yang diharapkan untuk dialami pada masa yang akan datang; memvarifikasi, mengubah dan memperluas informasi yang diperoleh dari orang lain, baik manusia maupun bukan manusia (triangulasi); dan memverifikasi, mengubah dan memperluas konstruksi yang dikembangkan oleh penelitian sebagai pengecekan anggota.

3.5.3             Dokumentasi

Akhir-akkhir ini orang membedakan dokumen dan record. Guba dan lincoln (1981:228) (dalam lexy j. Moleong 2007:216) mendefinisikannya sebagai berikut: record adalah setiap pernyataan tertulis yang disusun oleh seseorang atau lembaga untuk keperluan pengujian suatu pristiwa atau menyajikan akuting. Dokumen ialah setiap bahan ataupun filem, lain dari record, yang tidak dipersiapkan karena adanya permintan seorang penyidik.

3.6         Analisis data

Analisis data kualitatif (bogdan dan bilken, 1982) adalah upaya yang dilakukan dengan data mengorganisasikan data, memilah-milihnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintetiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.
Dipihak lain, analisis data kualitatif (saiddel, 1998) prosesnya berjalan sebagai berikut:
1.      Mencatat yang menghasilkan catatan lapangan, dengan hal itu diberi kode agar sumber datanya tetap dapat ditelusuri,
2.      Mengumpulkan, memilih-milah, mengklasifikasikan, membuat ikhtisar, dan membuat indeksnya.
3.      Berpikir, dengan jalan agar membuat data itu mempunyai makna, mencari dan menemukan pola dan berhubungan-hubungan, dan membuat temuan-temuan utama.
Selanjutnya menurut janice medrury (collaborative group analysis of data,1999) tahapan analisis data kualitatif adalah sebagai berikut.
1.      Membaca/mempelajari data, menandai kata-kata kunci, dan gagasan yang ada didalam data.
2.      Mempelajari kata-kata kunci itu, berupaya menemukan tema-tema yang berasal dari data.
3.      Menuliskan “model” yang ditentukan.
4.      Koding yang telah dilakukan.
Dari definisi-definisi tersebut dapat disimpulkan, analisa data dalam penelitian ini akan menggunakan teknik analisis kualitatif yang dilaksanakan dengan melakukan langkah-langkah analisis data sebagai pemaparan diatas data-data yang diperoleh dari sampel akan dikelompokan sesuai jenisnya, selanjutnya akan dianalisis hubungan antara data yang ada. Memberikan gambaran awal tentang data-data yang masih diperlukan maupun yang telah dicakup.

3.7         Jadwal penelitian

Fase
Kegiatan
Bulan
Oktober Minggu Ke 1
November Menggu Ke 1
Desember Minggu Ke 1
  1. persiapan
a.        penyusunan profosal













b.        seminar profosal












  1. pengumpulan data dan pengolahan data
  1. memasuki lapangan, memonitor pertanyaan, reduksi dan data












  1. Menentukan fokus, memonitor pertanyaan, penyajian data












  1. Tahap seleksi, structural pertanyaan, perifikasi data












  1. Menentukan tema, analisis tema












  1. Uji keabsahan data












  1. Penulisan laporan dan bimbiangan
  1. Membuat draf laporan penelitian












  1. Diskusi draf laporan












  1. Penyempurnaan laporan












  1. Ujian
  1. Ujian skripsi












  1. Perbaikan skripsi












  1. Penyerahan skripsi
  1. Penggandaan skripsi












  1. Penyerahan skripsi













Daftar Pustaka

Andreas Suparjan, Nim. 18.11.09832, Implementasi Kebijakan Lima Hari Kerja Pada Pegawai Negri Di Kelurahan Menteng Kota Palangka Raya, skripsi 2012.
Edi Suharto, Phd. , Analisis Kebijakan Publik, ALFABETA – Bandung 2005.
Lexy J. Moleong, M.A. , Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rosdakarya Offset – Bandung 2007.
Malayu S.P. Hasibuan, Menejemen Sumber Daya Manusia, Pt Bumi Angksara – Jakarta 2007.
Riban Satia, S.Sos., M.Si, Panduan Penulisan Skripsi, Refisi 1 Tahun 2012, Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.